Yogyakarta-Ksatria
Indonesia Taekwondo Academy (KITA) hadir sebagai organisasi di bidang olahraga
Taekwondo yang siap membina dan menghantarkan taekwondoin muda mahir beladiri
dan juga berattitude baik. “Taekwondo tak cukup hanya sebagai bekal
beladiri, namun juga dapat memberikan bekal seseorang menjadi orang yang baik,”
papar sabeum nim Eka Suwartana, S.Kep dalam rapat rutin Sabtu (12/5). Rapat tersebut
membahas evaluasi kegiatan selama sepekan yakni simulasi pra-UKT , Ujian
Kenaikan Tingkat, pelaporan kemajuan tiap divisi, dan pembahasan program kerja
selanjutnya.
KITA dibentuk tanggal 6 Maret 2015 yang diketuai oleh sabeum Dr. Widya Kiswara, S.Pd.,M.Hum. ini sudah memiliki armada tim kepelatihan
berjumlah 25 pelatih penyandang gelar Blackbelt Kukkiwon, 19 pelatih
diantaranya juga menyandang sertifikat region
referee dan national referee. Berapa
dojang yang dimiliki KITA? Saat ini KITA memiliki 15 dojang yakni Univ. Sanata
Dharma, Univ. BSI, Elang Merapi, SD Model, SDK Sengkan, SDK Demangan baru, SDK
Condongcatur, Kinder Station Premary, SMPK Gayam, SMPK Sleman, SMPK Pakem, SMP
Vincencius PL Sedayu, SMP Aloysius Turi, Candi Gebang, dan SMPN 1 Jorong.
Demi menunjang dan
mewujudkan tujuan mendidik Taekwondoin berattitude baik dan berprestasi, KITA
mampu membuat kurikulum dan metode melatih Taekwondo yang khas. Tak hanya itu,
ada pula kegiatan penunjang kualitas kepelatihan: diklat pelatih, diklat wasit,
diklat penguji gerak UKT, dan supervisi dojang yang dilakukan tiap tahunnya. Kualitas
pelatih baik maka Taekwondoin didikannya pastilah akan mengikuti. KITA bisa! (gwi)
